Kesempurnaan pada manusia sudah tidak diragukan lagi , kita semua sepakat akan hal itu. Manusia memiliki kelebihan dibandingkan dengan makhluk lainnya, karena selain nafsu, manusia juga memiliki akal (itulah kelebihan manusia). Keduanya dapat berjalan searah mundur maupun maju , ke kiri dan ke kanan . Dan bisa juga bergerak kearah yang berlawanan, yang satu ingin maju dan yang lain menginginkan mundur. Dan bisa juga berjalan seiring ke arah seperti seseorang yang membawa kuda memasuki kandangnya.
Nafsu melambangkan suatu ketamakan atau keserakahan dalam pengertian secara umum. Ambisi manusia yang kuat untuk selalu ingin tahu, ingin memikili,dan ingin lainnya juga merupakan suatu keserakahan yang mendorongnya untuk mengamati , meneliti dan mempelajari agar kesemuanya itu terlampiaskan . Kadang-kadang mereka lupa entah berapa umur yang dilewatinya, entah berapa tempat yang dijelajahinya untuk memuaskan keingin-tahuannya.
Keinginan untuk memiliki membuat mereka dapat melakukan apa saja asalkan yang didambakan itu berada digenggaman.
Keinginan manusia untuk mencari kepuasan seolah-olah tidak berhenti begitu saja , dapat yang satu dan akan mencari kepuasan yang lainnya .
Tidakkah ini dapat menggambarkan betapa tamak dan serakahnya nafsu bila berjalan sendiri saja, mungkin melebihi keganasan hewani.
Senjata mungkin cocok diilustrisikan untuk akal . Dengan alat ini manusia dapat berbuat apapun yang diinginkan, termasuk apakah ia akan memuluskan kehendak nafsu atau tidak . Banyak kemungkinan yang dapat dilakukan individu dengan senjata itu, semakin maju intlektualitasnya makin tajam mata pedangmya . Akal itu bagai pedang yang terhunus digenggaman seorang pendekar, tergantung kearah mana ia kan mengibaskan . Ataupun digunakannya untuk membuat suatu modus sehingga tercipta alat untuk menyisihkan rintangan yang menghalangi arah tujuannya.
Label: umum