Selasa, 25 November 2008

PRAKATA

Seorang dokter ahli bedah berkebangsaan Perancis telah mengadakan studi perbandingan mengenai bibel (perjanjian lama dan baru) dan alqur-an serta sains modern . Akhirnya ia mendapat kesimpulan bahwa dalam bibel terdapat kesalahan ilmiah dan sejarah, karena bibel ditulis oleh manusia dan mengalami perubahan-perubahan yang dibuat oleh manusia . Mengenai alqur-an sangat mengherankan peneliti bajwa suatu wahyu yang diturunkan 15 abad yang lalu, memuat masalah-masalah ilmiah yang baru diketahui atau ditemukan manusia pada abad ke 20 atau ke 19 dan 18 . Atas dasar itu peneliti berkesimpulan behwa alqur-an adalah wahyu Ilahi yang murni dan nabi Muhammad adalah nadi yang terakhir (Rasyidi in Maurici. B)

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda